Pendidikan agama adalah ruang bagi praktek dan amal perbuatan. Ia, bukan ilmu yang disandarkan pada teori semata mata. Melaluinya, tujuan pendidikan guna membentuk manusia yang beramal ilmiah dan berilmu amaliah diharapkan dapat tercapai. Dan salah satu indikator bagi tercapainya tujuan tersebut adalah hadirnya siswa siswa yang mampu bersikap adil, baik bagi lingkungan sekitarnya, terhadap orang lain, dan terutama terhadap dirinya sendiri. Dalam konteks ini, pengamalan keagamaan di sekolah kerap diandaikan menjadi jembatan bagi tercapainya tujuan tersebut. Dan melalui penelitian ini, penulis ingin membuktikan apakah pengamalan keagamaan di dalam sekolah memiliki korelasi yang signifikan terhadap sikap adil siswa terhadap dirinya sendiri.
Copyrights © 2017