Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf
Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf, September 2018

Hermeneutika Farid Esack

Misbachul Munir (IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2020

Abstract

Al-Qur‟an adalah kitab suci yang dijadikan pedoman bagi umat Islam dalam segala hal, termasuk memecahkan masalah sosial-politik yang terjadi di Afrika Selatan. Farid Esack adalah tokoh reformis muslim Afrika Selatan yang memiliki gagasan hermenutis untuk membebaskan masyarakat Afrika Selatan dari penindasan Apartheid. Upaya yang dilakukan Esack adalah dengan melakukan reinterpretasi terhadap teologi Islam. Kesimpulan dari artikel ini adalah hermeneutika pembebasan yang digagas oleh Farid Esack meliputi: taqwa, tauh}id, al-na>s, mustad}‘ifu>n, al-adl-al-qist}, dan jihad. Metode tersebut diterapkan untuk memaknai kembali arti iman dan kufr. Menurutnya, iman bukan sebatas keyakinan di hati, akan tetapi terbukti dalam tindakan diri. Sedangkan kufr didefinisikan dalam wilayah agama dan tindakan. Fir‟aun adalah reinterpretasi kufr dalam di>n dan tindakan. Sedangkan penguasa yang memiliki karakter menindas seperti Fir‟aun juga dapat dikatakan sebagai kufr, sebab ia bertentangan dengan keadilan dan tidak berpihak kepada kaum yang lemah.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

spiritualis

Publisher

Subject

Religion

Description

The Jurnal Ilmiah Spritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf, published two times (March and September) a year since 2018, is a peer-reviewed journal and furnishes an international scholarly forum for research on Sufism, Tariqa, Islamic Philosophy, Islamic Theology, and Islamic Thought. Taking ...