Penelitian tentang substitusi minyak ikan (MI) dengan minyak jagung (MJ) dalam pakanlobster air laut telah dilaksanakan selama 112 hari di Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi minyak ikan dengan minyak jagung dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster air laut (Panulirus sp.).Hewan uji yang digunakan adalah lobster air laut stadia puerulus dengan bobot awal rata-rata 2,15+0,1 g. Â Wadah pemeliharaanadalah waring sebanyak 12 buah berukuran 70 cm x 70 cm dan kedalaman waring 150 cm. Selama pemeliharaan lobster diberi pakan sesuai perlakuan sebanyak 2 kali sehari. Penelitian didesain dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan mengaplikasikan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Empat jenis pakan perlakuan dibuat berdasarkan substitusi minyak ikan dengan minyak jagung dalam pakan. Keempat pakan tersebut adalah pakan A (100% MJ), pakan B (50% MI; 50% MJ), pakan C (64% MI: 34% MJ), dan pakan D (83% MI; 17% MJ). Hasil penelitian menunjukan bahwa substitusi minyak ikan dengan minyak jagung tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, kelangsungan hidup dan rasio konversi pakan. Nilai pertumbuhan mutlak yang didapatkan pada penelitian ini berkisar antara 3,24+0,24 g - 4,12+0,77 g, laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 1,10% - 1,56%, kelangsungan hidup 100 % dan rasio konversi pakan berkisar antara 2,72+0,69 - 2,91+0,35. Penelitian ini menyimpulkan bahwa minyak jagung dapat digunakan sebagai alternatif pengganti minyak ikan sebagai sumber lemak dalam pakan lobster air laut.Kata kunci: Minyak Ikan, Minyak Jagung, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup, Lobster, dan Panulirus
Copyrights © 0000