Menstruasi dapat menimbulkan gangguan yang cukup berarti bagi perempuan. Gangguan menstruasi yang sering terjadi pada kebanyakan perempuan adalah dismenore. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi kompres hangat terhadap dismenore pada remaja putri di wilayah kerja puskesmas Masohi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen (eksperimen semu), dengan pendekatan pre-test and post-test design with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan remaja putri yang mengalami dismenore di wilayah kerja puskesmas masohi dengan jumlah sampel 40 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan cara observasi. Analisis bivariat menggunakan uji statistik parametrik dengan uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata dismenore sebelum kompres hangat adalah 6.00 dan setelah kompres hangat adalah 3.65 dengan nilai p-value =0.000< α (0.05) hal ini berarti bahwa ada perbedaan dismenore antara sebelum diberikannya kompres hangat dan setelah diberikannya kompres hangat. Hasil uji independent sample t-test didapatkan rata-rata dismenore kelompok ekperimen 3.65 dan kelompok kontrol 5.15 dengan nilai p-value=0.003
Copyrights © 2019