ABSTRAK Angka kematian balita masih cukup tinggi di Indonesia, hal ini disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Kekurangan salah satu zat gizi dapat menimbulkan penyakit defisiensi. Masalah gizi merupakan refleksi dari konsumsi energi, protein dan zat-zat gizi lainnya yang diperlukan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan energi dan protein dengan status gizi balita di Kecamatan Nusalaut Kabupaten Maluku Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan Cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan pada keseluruhan populasi yang memenuhi criteria inklusi dan eksklusi dan jumlah sampel adalah 368 balita. Analisa data secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan secara bivariat menggunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan asupan energi dan asupan protein dengan status gizi indeks BB/U bermakna (p=
Copyrights © 2017