Global Health Science (GHS)
Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017

PROBIOTIK BERPENGARUH PADA KADAR Β-DEFENSIN PADA VAGINA MENCIT NIFAS YANG DIPAPAR OLEH Staphyloccocus aureus

Mika Mediawati (Poltekkes Kemenkes Malang Prodi Kediri)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2017

Abstract

Probiotik dalam jumlah yang adekuat dapat memberikan manfaat pada manusia. Probiotik mampu meningkatkan sistem imun host baik melalui peningkatan jumlah sel imun maupun ekspresi sitokin atau produksi antibodi. Pada masa nifas, resiko infeksi meningkat, salah satunya infeksi yang disebabkan oleh Staphyloccocus aureus, sehingga dibutuhkan suatu terapi pencegahan yang efektif dan tidak menimbulkan efek samping. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh probiotik Lactobasillus acidophilus terhadap kadar β-Defensin pada vagina mencit nifas yang dipapar Staphyloccocus aureus. Tiga puluh enam ekor mencit Balb/c hamil dengan usia kehamilan 14 hari dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol, P1(mendapat L.acidophilus per sonde dari usia kehamilan 14 hari –nifas), P2 (dipapar S.aureus yang diberikan per vaginal sekali segera setelah melahirkan), P3 (mendapat L.acidophilus per sonde dari usia kehamilan 14 hari –nifas dan dipapar S.aureus yang diberikan per vaginal sekali segera setelah melahirkan). Pada hari kedua setelah melahirkan mencit diambil vaginal lavage nya. Kadar β-Defensin, diperiksa dengan menggunakan metode Elisa. Kelompok P1,P2, dan P3 menunjukkan peningkatan β-Defensin yang berbeda bermakna dibandingkan dengan kontrol. Begitu pula kelompok P3 menunjukkan perbedaan yang bermakna pada kadar β-Defensin bila dibandingkan dengan kelompok P2. Pemberian L.acidophilus pada penelitian ini berpengaruh terhadap kadar β-Defensin pada vagina mencit nifas yang dipapar Staphyloccocus aureus.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

GHS

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan ...