Sistem struktur Eccentrically Braced Frame (EBF) membatasi perilaku inelastis pada link balok yang terletak di antara dua bracing eksentris. Link geser tubular memiliki daktilitas yang lebih baik dari link geser WF. Hal ini menunjukkan bahwa link tubular lebih stabil menahan beban siklik. Dalam penelitian ini, dilakukan evaluasi perilaku sistem rangka bresing eksentrik vertikal 10 lantai menggunakan aplikasi SAP 2000 dan permodelan validasi numerik berdasarkan jurnal Rahnavard dengan analisis beban siklik menggunakan Abaqus. Permodelan SAP 2000 menunjukkan bahwa penggunaan kolom King Cross, balok dan bracing menggunakan Wide Flange, link SHS tubular ganda dengan panjang link vertikal 400 mm dan jarak antar link vertikal 800 mm telah sesuai dengan kontrol desain. Permodelan validasi dan jurnal menghasilkan gaya geser masing-masing sebesar 389,9 kN dan 400 kN dengan selisih 2,75%.
Copyrights © 2021