Era Industri 4.0 mengharuskan perusahaan, termasuk perusahaan tambang seperti PT ANTAM Tbk (ANTAM), untuk melakukan transformasi dari proses manual ke era digital dan otomatisasi yang salah satunya adalah proses penjadwalan penambangan. ANTAM memiliki 4 IUP cadangan bauksit dengan proses penjadwalan penambangan membutuhkan waktu yang lama ( 2 minggu/site). Selain itu, kondisi saat ini yang sangat dinamis dengan perubahan bisnis yang begitu cepat mengakibatkan adanya tuntutan untuk mampu menyediakan perencanaan tambang dengan cepat beserta alternatif rencana untuk optimalisasi skenario bisnis, sehingga Satuan Kerja REE-MRD, Unit Geomin Technology Development (UGTD) berusaha membuat perencanaan tambang secara cepat dan komprehensif. Metode yang dilakukan adalah dengan perbaikan atau improvement yang berkelanjutan melalui Quality Control Circle (QCC) dengan melihat aspek Quality, Delivery, Safety, dan Morale (QDSM). Hasil dari kajian didapatkan template blending dan scheduling serta standarisasi penggunaan Minesched sehingga proses penjadwalan tambang dapat dikerjakan dalam waktu 6 hari/site serta dapat dilakukan secara otomatis dan komprehensif.
Copyrights © 2020