Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengevaluasi modal koperasi dalam meningkatkan SHU pada Koperasi Serba Usaha Tandangsari. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dekskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah, pada tahun 2014 total modal berjumlah Rp 12.925.170.577,37 dengan selisih antara modal sendiri dan modal pinjaman sebesar 51,25%. Pada tahun 2015 berjumlah Rp 14.395.203.428 dengan selisih 66.69%. Kemudian pada tahun 2016 berjumlah Rp 13.484.365.998 dengan selisih sebesar 79,23%. Dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh positif perkembangan modal terhadap peningkatan perolehan SHU anggota Koperasi Serba Usaha Tandangsari. Semakin tinggi perkembangan modal anggota koperasi maka perputaran koperasi akan semakin lancar dan akan memperoleh pendapatan yang salah satunya dialokasikan ke SHU anggota. Pada koperasi terdapat modal pinjaman, modal pinjaman tersebut diharapkan dapat semakin menurun tiap tahunnya. Karena dengan menurunnya modal pinjaman maka sama dengan menurunkan kewajiban koperasi kepada pihak lain, hal tersebut dapat meningkatkan SHU tiap anggota koperasi. Kemudian upaya untuk meningkatkan modal sendiri dapat dilakukan dengan meningkatkan simpanan pokok dan simpanan wajib tiap anggotanya.
Copyrights © 2020