Petisi selayaknya hakim terhadap content Film Indonesia. Kepentingan kelompok yang mengatasnamakan mayoritas dengan mengusung isu agama menjadikan film sebagai kekuatan baru yang berpotensi melemahkan nilai-nilai yang mereka langgengkan. Hal ini tidak serta-merta berdiri sebagai suatu obyektivitas murni, namun disusupi oleh usaha-usaha penyeragaman wacana dengan tujuan tertentu. Perspektif Adorno yang mengulas lebih jauh pada basis objektif revolusioner, berakibat pemusnahan terhadap pemikiran kritis terhadap individu yang berafiliasi dengan kapitalisme. Istilah Kapitalis yang menduduki industri perfilman Indonesia dapat didefinisikan dalam arti sesungguhnya, yakni sebagai penguasa pasar perfilman, atau mampu menyetir pasar. Kapitalis berusaha melumpuhkan sendi pemikiran kritis, sehingga perfilman Indonesia akan tergiring ke dalam satu tema saja, yaitu banjirnya film-film bertema religius, di mana film-film yang lahir adalah karya film yang bermain aman. Kematian pemikiran ide kritis dalam proses kreatif sebuah karya film menghasilkan film yang aman dari ormas dan tidak mengusik “anjing tidur”, sehingga lambat laun akan hilang objektivitas dan menghasilkan film yang seragam.
Copyrights © 2021