Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Vol 3 No 3 (2021): Desember

HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP PERKEMBANGAN BAYI USIA 0 – 6 BULAN DI INDONESIA

Andi Siti Matahari Adela (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat, Jl. Diponegoro No. 39 Palu 94221, Sulawesi Tengah, Indonesia)
Darma Ariany (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat, Jl. Diponegoro No. 39 Palu 94221, Sulawesi Tengah, Indonesia)
Salmah Suciaty (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat, Jl. Diponegoro No. 39 Palu 94221, Sulawesi Tengah, Indonesia)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2021

Abstract

WHO menyatakan sekitar 15% dari total kasus kematian anak di bawah usia lima tahun di negara berkembang disebabkan oleh pemberian ASI secara tidak eksklusif. Berbagai masalah gizi kurang maupun gizi lebih juga timbul akibat dari pemberian makanan sebelum bayi berusia 6 bulan. Anak – anak yang tidak cukup ASI akan terganggu proses tumbuh kembangnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Terhadap Perkembangan Bayi Usia 0-6 Bulan di Indonesia. Design penelitian yang digunakan adalah metode studi literature yang dimana mengumpulkan data pustaka , hasil penelitian – penelitian yang telah dilakukan dan berhubungan dengan topic penelitian ini serta membaca dan memahami dari isi tiap penelitian 10 jurnal dengan besar sampel sebanyak 737 bayi . Penelitian ini Dilakukan analisis dengan uji Chi Square menggunakan SPSS 24.0. Hasil menunjukkan bahwa (1) Hasiil penelitian yang terdapat kategori meragukan , didapatkan perkembangan yang sesuai lebih banyak ditemukan pada bayi yang diberikan ASI eksklusif dari pada yang tidak diberikan ASI Eksklusif (80 vs 60). Perkembangan yang menyimpang ditemukan lebih banyak pada bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif daripada yang diberikan ASI Eksklusif (18 vs 1) . Didapatkan nilai p < 0,05 yaitu 0,00 sehingga ASI eksklusif berhubungan dengan perkembangan (2) Dari kelima penelitian yang tidak terdapat kategori meragukan , perkembangan yang sesuai lebih banyak ditemukan pada bayi yang diberikan ASI eksklusif dari pada yang tidak diberikan ASI Eksklusif ( 172 vs149 ). Perkembangan yang menyimpang ditemukan lebih banyak pada bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif daripada yang diberikan ASI Eksklusif (11 vs72) . Peneltian ini menunjukkan nilai p < 0,05 yaitu 0,001 sehingga dapat dikatakan saling berhubungan antara pemberian ASI eksklusif dan perkembangan bayi. Disimpulkan bahwa Pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan bayi di Indonesia terdapat hubungan yang signifikan dan bermakna.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

MA

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Dentistry Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and ...