Latar belakang: Penggunaan kontrasepsi hormonal sebagai salah satu alat kontrasepsi yangmeningkat tajam. Menurut World Health Organization (WHO), dewasa ini hampir 380 juta pasanganmenjalankan Keluarga Berencana dan 65-75 juta diantaranya terutama di negara berkembangmenggunakan kontrasepsi hormonal seperti kontrasepsi oral, suntik dan implant kontrasepsi hormonalyang digunakan dapat memiliki pengaruh positif ataupun negatif terhadap berbagai organ wanita baikorgan genitalia maupun non genitalia. Penelitian bertujuan: untuk mengetahui Gambaran EfekSamping Kb Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat Pada Akseptor di Bidan Praktik Mandiri(BPM) Wilayah Kerja Kelurahan Sako Palembang Tahun 2017. Metode penelitian: Penelitian inimengunakan desain penelitian deskriptif. Populasi dan dalam penelitian ini adalah semua akseptorKB Suntik DMPA, Sampel penelitian ini diambil secara purposive sampling yaitu pengambilansampel yang didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri, kemudiandata dianalisa secara univariat. Hasil penelitian: Hasil analisa univariat berdasarkan Gangguan Haidyaitu Amenorhe 48 responden (49,5%), Spotting 23 responden (23,7%), Metrorargia 14 responden(14,4%) dan Menorargia 12 responden (12,4%). Berdasarkan Kenaikan Berat Badan responden yangmengalami kenaikan berat badan sebanyak 83 responden (85,6%) dan yang tidak mengalami kenaikanberat badan sebanyak 14 responden (14,4%). Berdasarkan Cloasma yaitu 38 responden yangmengalami cloasma (39,2%) dan yang tidak mengalami cloasma 59 responden (60,8%). Saran: bagiBPM diharapkan agar tenaga kesehatan di BPM dapat memberikan konseling tentang penanganan efeksamping terhadap pengguna KB Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat sehingga dapatmengurangi keluhan efek samping.Kata Kunci : KB Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA)
Copyrights © 2018