Penggunaan teknologi informasi telah menjadi hal penting untuk membantu pengolahan data, terutama dalam industri retail peralatan elektrik. Teknologi industri retail belum dimanfaatkan secara maksimal, terutama dalam hal pemasaran, produksi, pengiriman, keuangan dan sumber daya manusia. Permasalahan yang muncul, seperti waktu pemrosesan data yang lama, kesalahan perhitungan invoice keuangan dan masih banyak lagi. Untuk menyelaraskan proses bisnis dan sistem informasi, maka dilakukan perancangan arsitektur bisnis dan sistem informasi menggunakan standar The Open Group Architecture Framework (TOGAF) dengan metode Architecture Development Method (ADM). Pemilihan TOGAF ADM bertujuan untuk menjelaskan arsitektur industri retail secara lebih spesifik dari sisi bisnis, teknologi dan informasi. Fase penelitian ini meliputi preliminary, identifikasi strategi teknologi informasi, identifikasi solusi, visi arsitektur dan enterprise architecture. Penelitian ini menghasilkan rancangan blueprint enterprise architecture berupa usulan aplikasi dari sisi bisnis, informasi dan teknologi, yang di mana hanya sebatas pada perancangan saja. Penerapan fase TOGAF ADM dapat memaksimalkan proses bisnis industri retail dari segi konsep, teknik, integrasi antara bisnis dan teknologi informasi serta menentukan transformasi di seluruh domain bisnis, data, aplikasi dan teknologi.
Copyrights © 2022