Karya ini mengusulkan metode baru untuk memberikan informasi peringatan dini banjir bagi warga. Data posisi ketinggian air langsung diunduh dari sistem yang telah dibuat sebelumnya untuk menjadi simulasi dalam kerangka kerja kami. Sensor yang ditempatkan di sepanjang tepi sungai dan data sensor yang dikumpulkan dapat digunakan untuk memperbarui hasil simulasi guna memberikan perkiraan kejadian banjir yang lebih akurat. Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) akan secara dinamis mempertimbangkan area yang memiliki prioritas lebih tinggi untuk potensi bahaya banjir. Terdapat 3 kriteria penting dalam pengambilan keputusan. Kriteria tersebut adalah ketinggian air, kontur tanah, dan jarak sungai ke rumah warga. Ketiga kriteria ini akan dikaitkan dengan 5 alternatif yang dipilih sebagai salah satu masukan untuk kerangka kerja kami. Dalam mengimplementasikan prototipe, kami menempatkan 5 titik pada peta kota Manado untuk dimasukkan dalam percobaan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kerangka kerja kami dapat memberikan informasi awal tentang banjir di daerah-daerah terpilih yang memiliki potensi bahaya banjir lebih tinggi dari pada daerah lain.
Copyrights © 2021