Percaya diri dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaran di sekolah, namun beberapa peserta didik mengalami ketidakmampuan dalam mengungkapkan pendapatnya dalam kelompok, selain itu bimbingan kelompok yang dilaksanakan masih kurang inovatif sehingga siswa kurang antusias. Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan percaya diri melalui bimbingan kelompok dengan permainan Monopede. Penelitian tindakan dilakukan dengan dua siklus. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling dengan anggota kelompok heterogen yaitu 11 yang memiliki tingkat percaya diri rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan pedoman wawancara, skala psikologi dan pedoman observasi. Hasil penelitian diperoleh, tingkat percaya diri anggota kelompok pada siklus I diperoleh 74,5% pada kondisi tinggi. Dari hasil tindakan siklus I belum mampu memenuhi indikator kinerja dalam penelitian ini, maka diberikan tindakan pada siklus II dengan hasil 90,9% pada kondisi sangat tinggi tingkat percaya diri anggota kelompok. Disimpulkan bahwa percaya diri dapat ditingkatkan melalui bimbingan kelompok dengan permainan Monopede. Saran yang diberikan pada guru bimbingan konseling diharapkan memberikan inovasi dalam perlakuan (treatment) kepada peserta didik yang memiliki kemampuan dalam meningkatkan percaya diri.
Copyrights © 2020