Ibadah daring merupakan praktik kerohanian yang penting di masa pandemi Covid-19 yang tidak bisa diabaikan. Persoalannya, gaya berbusana umat dalam ibadah sering kali tidak sesuai dengan kaidah berbusana yang baik benar seperti berbusana layaknya dalam ibadah secara langsung. Umat Kristen sepatutnya hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan termasuk ketika berpakain. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kepustakaan dan tafsir naratif berdasarkan nas 1 Korintus 11: 2-16 yang menjadi acuan penulis untuk mengungkapkan etika tentang berpakaian dalam ibadah daring.
Copyrights © 2021