Quarter-life crisis merupakan periode dalam kehidupan manusia di antara remaja dan dewasa pada usia sekitar 18-30 tahun yang ditandai dengan kebingungan, kecemasan dan krisis emosional seperti kesedihan, isolasi, dan ketakutan akan kegagalan. Artikel ini secara khusus menganalisis quarter-life crisis ditinjau dari sudut pandang Psikologi Sosial dan solusi yang ditawarkan oleh Psikologi Islam. Kekaburan akan norma yang berlaku pada periode tersebut dan ekspektasi terhadap quarter-life crisis itu sendiri menjadi 2 faktor yang mendorong terjadinya krisis di periode ini ditinjau dari sudut pandang Psikologi Sosial. Sementara bersangka baik terhadap Allah dan berekspektasi positif terhadap periode quarter-life merupakan solusi yang ditawarkan oleh Psikologi Islam terkait krisis pada periode ini.
Copyrights © 2020