Masa remaja merupakan masa transisi menuju dewasa sehingga terjadi perubahan pada segi fisik, emosi, psikologis, dan intelektual. Sensus penduduk di Kabupaten Sleman tahun 2019 menunjukkan bahwa jumlah penduduk tertinggi di Kecamatan Kalasan adalah remaja berusia 13-15 tahun. Posyandu remaja merupakan kegiatan berbasis kesehatan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keterampilan kesehatan remaja secara berkesinambungan. Salah satu kegiatan posyandu remaja yang paling penting adalah pengukuran status gizi. Namun, banyak kader remaja yang belum memiliki keterampilan pengukuran status gizi secara antropometri dengan benar dan tepat. Tujuan pelatihan ini adalah optimalisasi keterampilan kader remaja mengenai pengukuran status gizi secara antropometri di Padukuhan Karangmojo. Pelatihan ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengamatan keterampilan kader terkait pengukuran antropometri dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan, dengan menggunakan checklist. Hasil dari pelatihan ini adalah kader posyandu remaja lebih terampil dalam melakukan pengukuran antropometri yang benar dan tepat. Perubahan keterampilan kader remaja dapat teramati dari kegiatan setelah pelatihan melalui penilaian menggunakan checklist. Keterampilan kader posyandu mengenai cara pengukuran status gizi secara antropometri lebih baik setelah diberikan pelatihan.
Copyrights © 2021