Banyak tanaman herbal berkhasiat obat yang bermanfaat untuk meningkatkan imunitas, namun sangat jarang adanya upaya pemanfaatannya di lingkungan masyarakat sebelum masa pandemi COVID-19. Pemanfaatan tanaman herbal di masa pandemi COVID-19 sangat tinggi, tetapi tidak diikuti dengan kemampuan pengolahan dan penyimpanan dengan baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pembinaan masyarakat agar terjadi peningkatan kemampuan kader kesehatan tentang pemanfaatan herbal untuk meningkatkan imunitas di masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pengajaran kelompok pada 12 kader kesehatan yang dilaksanakan pada bulan November 2021. Evaluasi kegiatan menggunakan data kualitatif yang diperoleh dengan cara observasi dan wawancara terstruktur. Hasil kegiatan diperoleh bahwa jawaban-jawaban verbal dari kader kesehatan telah sesuai dengan pokok bahasan yang telah didiskusikan. Penampilan (demonstrasi ulang) kader kesehatan tampak cukup baik walaupun masih ada yang kurang tepat tentang cara pengolahan dalam bentuk jamu dan penyimpanan herbal imunitas dalam bentuk simplisia. Kesimpulan kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemanfaatan herbal dari level rendah ke cukup baik. Selanjutnya, perlu dilakukan rencana tindak lanjut yang berupa kegiatan pemantapan dan peningkatan kemampuan tentang pengolahan dan pengemasan herbal sehingga menjadi layak dijual, selain disimpan dalam waktu lama.
Copyrights © 2021