Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Strategi pengembangan yang dimiliki Museum Benteng Vredebrug Yogyakarta kurang berkompeten, sehingga kurangnya perawatan fasilitas yang ada di Museum Benteng Vrederburg Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah Metode deskriptif kualitatif. Data-data yang diperoleh dari membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Membangdingkan hasil wawanvcara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan, membandingkan hasil wawancara dengan isi dokumen yang sudah diperoleh peneliti baik itu dari pihak Museum benteng Vredeburg Yogyakarta dan beberapa data, sumber lain yang mendukung.Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut: (1) Pengembangan Internal, Memperkuat materi Museum dengan cara mengadakan kajian-kajian dan penelitian-penelitian. (2) Pengembangan Eskternal: Melakukan komunikasi yang baik dengan publik, Melakukan pengumpulan fakta/data, Analisis SWOT, Mengukur tingkat kepuasan pengunjung, Meningkatkan kerjasama, Mengoptimalkan media sosial.
Copyrights © 2018