Pertambahan berat badan bayi biasanya cepat pada usia antara 1-6 bulan. Namun memasuki 6 bulan keatas, biasanya menjadi lambat. Salah satu faktor penyebabnya adalah bayi sudah mulai banyak bergerak, seperti belajar berguling, merangkak dan kemudian berjalan. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan perubahan berat badan pada bayi umur 6-12 bulan yang dilakukan dan tidak dilakukan pijat bayi di BPS Ny. Siti Maryam, Amd.Keb Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional bersifat analitik. Rancang bangun penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kohort. Penelitian dilakukan di BPS Ny Siti Mariam, Amd.Keb Surabaya, pada bulan juli s/d september 2011. Variabel independen adalah perilaku pijat bayi. Variabel dependen adalah berat badan bayi. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik simple random sampling. Subyek penelitian ini adalah 28 responden. Tehnik pengumpulan dan menggunakan lembar observasi, timbangan. Berdasarkan hasil penelitian dari 28 responden yang dilakukan pijat 18 responden dengan prosentasenya 64,3% dan terdapat 19 responden dengan terjadi peningkatan berat badan dengan prosentasenya 67,9%. Dari hasil pengujian tersebut diketahui hasil uji chi square adalah 0,035> 0,05. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan perubahan berat badan pada bayi umur 6-12 bulan yang dilakukan dan tidak dilakukan pijat bayi
Copyrights © 2015