Kabupaten Jember pada tahun 1990-an yang menjadi salah satu komoditas andalan di Jawa Timur adalah buah Jeruk. Pada tahun 2012 mampu menghasilkan jeruk siam sebanyak 1.194.783 kuintal. Namun, dalam perkembangannya hama dan penyakit menyerang tanaman jeruk pada setiap siklus pertumbuhannya. Ribuan pohon jeruk milik sekitar 500 petani di kawasan selatan dan barat Kabupaten Jember hampir setiap tahun harus dimusnahkan akibat serangan virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degenerapions). Akibat serangan hama dan penyakit jeruk maka petani jeruk melakukan pengobatan dalam membasmi hama dan penyakit tersebut. Jika salah dalam mengetahui jenis hama dan penyakit dapat mengakibatkan salah dalam pemilihan pestisida sehingga gagal dalam pembasmian hama dan penyakit jeruk. Dengan permasalahan tersebut maka sudah selayaknya dicarikan solusi penyelesaiannya, yaitu dengan membangun sebuah sistem pakar Hama dan Penyakit Tanaman Jeruk (Citrussp) Berbasis Mobile. Dengan aplikasi ini diharapkan petani dapat terbantu dalam mendiagnosis hama dan penyakit apa yang sedang menyerang tanaman jeruknya, sehingga dapat pula mengetahui penanganannya dan mencegah serangan yang lebih luas. Metode kegiatan yang digunakan dalam pembuatan sistem pakar diagnosis penyakit jeruk ini adalah analisis situasi, koleksi pengetahuan, perancangan, testing dan evaluasi, dokumentasi dan pemeliharaan. Sistem pakar ini menggunakan metode euclidean distance atau jarak terpendek dari setiap gejala yang ada terhadap serangan hama atau penyakit jeruk.Kata kunci: Hama dan Penyakit Jeruk, Sistem Pakar, Euclidean Distance
Copyrights © 2017