Interaksi antara manusia dan computer terus berkembang sering dengan kemudahan dalam mengakses internet. Keperluan dalam mengakses internet tujuannya bermacam-macam. Namun berdasarkan laporan dalam berbagai survey pengunaan internet tertinggi yaitu pada media sosial. Dalam menggunakan media social tujuannya juga bermacam-macam ada yang untuk berjualan, pamer kekayaan, pamer kemesraan dengan pasangan maupun lainnya. Sebagaimana yang terlihat pada Instagram. Penelitian ini dilihat dari sudut pandang komunikasi dengan pendekatan Virtual Display of Affection (VDA). VDA adalah salah satu bentuk komunikasi nonverbal yang menunjukkan kemesraan dengan orang lain dengan cara demonstrasi fisik dari hubungan antar-pasangan. Penelitian ini menggunakan teori motif dan teori proses produksi pesan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, pengumpulan data berupa wawancara, dan analisis data dari Miles dan Huberman. Kelima narasumber dalam penelitian ini adalah orang yang memposting Virtual Display of Affection (VDA) pada instagram mereka. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat motif yang mendasari dan terdapat proses produksi pesan sebelum narasumber memposting Virtual Display of Affection (VDA) di instagram mereka. Salah satunya adalah motif ekspresif, dimana narasumber ingin menunjukan eksistensinya dan juga proses produksi pesan berupa mempersiapkan caption yang ingin digunakan
Copyrights © 2021