Penilaian kinerja pemasok merupakan salah satu faktor penting dalam aliran supply chain karena hal ini merupakan salah satu bentuk strategi suatu perusahaan untuk dapat terus bersaing dengan perusahaan competitor dalam memenuhi kepuasan customer, pemenuhan kepuasan dalam sudut pandang quality, delivery, cost, responsibility serta flexibility. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian kinerja pemasok dengan pendekatan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR). Obyek penelitiannya adalah pada PT. GD Indonesia, dengan nilai bobot KPI di level 2 sebagai berikut : Quality (0.69), Responsibility (0.17), Delivery (0.06), Flexibility (0.05), Cost (0.03). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui supplier mana saja yang memiliki kinerja yang baik, dan supplier mana saja yang memiliki kinerja kurang baik. Untuk kategori 3 besar supplier yang memiliki kinerja baik secara berurutan adalah : Yogya Presisi Tehnikatama Industri (94.10), ATMI Solo (92.14) dan Kataba Precision (89.37). Adapun 3 besar Supplier yang memiliki kinerja kurang baik secara berurutan dari bawah sebagai berikut : Wijara Nagatsupazki (0.22), Karya Sempurna (1.00), Pande (2.05).
Copyrights © 0000