bidang perkapalan, konsumsi pemakaian bahan bakar fosil cukup besar terutama bahan bakar minyak (bbm) sebagai bahan bakar untuk menggerakkan mesin kapal. Tingginya harga bbm sama sekali tidak menguntungkan industri pelayaran dan nelayan sebagai pengguna kapal bermotor. Penggunaan bbm untuk kapal bermotor bukan saja tidak ekonomis lagi akan tetapi juga tidak ramah dengan lingkungan. Semakin mahalnya bbm diantisipasi dengan penggunaan kembali layar dalam bentuk Kapal Layar Mesin (KLM) yang diaplikasikan sebagai Kapal ikan. Paper ini menyajikan studi tentang efisiensi penggunaan bbm pada KLM sebagai penggerak kapal yang tidak memanfaatkan BBM yang sesuai untuk pengembangan kapal ikan ramah lingkungan. Ada potensi penghematan pemakaian bbm sebesar 70% jika dibandingkan dengan kapal yang berpenggerak mesin saja.
Copyrights © 0000