Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan

PEMETAAN POTENSI PASIR BESI DI DESA UMBULSARI DAN SEKITARNYA KECAMATAN TEMPURSARI KABUPATEN LUMAJANG PROPINSI JAWA TIMUR

Verlino C. Lopes (Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral dan Kelautan, ITATS)
Handoko Teguh Teguh Wibowo (Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral dan Kelautan, ITATS)



Article Info

Publish Date
26 Oct 2016

Abstract

Daerah penelitian secara administratif terletak di daerah Daerah penelitian terletak pada daerah Tempursari dan sekitarnya Kabupaten Lumajang. Terletak pada Posisi Grid UTM 112º16’40’25” – 112º56’57’00”BT, 7º40’75’15” –  8º18’43,   95” LS. Pasir besi merupakan salah satu bahan galian yang terdapat di jawa timur yang dapat diolah dan dimanfaatkan. Kabupaten lumajang merupakan salah satu daerah yang memiliki bahan galian logam berupa pasir besi yang terdapat pada Desa Umbulsari dan sekitarnya. Pasir besi di daerah penelitian adalah pasir besi besi endapan placer yang terkonsentrasi dalam media cair (Sungai/alluvial) yang mengalami pelapukan dan tertransport oleh sungai Kali Glidik sebagai media transportasi dan diendapkan didaerah sungai kali Glidik dan Pantai sekitar Desa Umbulsari. Untuk mengetahui potensi pasir besi pada daerah penelitian digunakan perhitungan cadangan Hipotetik yaitu untuk mengetahui potensi pasir besi dengan tingkat keyakinan 10 -15 %, metode yang digunakan dalam perhitungan potensi pasir besi adalah metode penampang. Dari perhitungan yang dilakukan maka diketahui potensi pasir besi didaerah penelitian yaitu  66.067.516 Ton dengan kandungan Fe 19,88 % dan jenis pasir besinya adalah hematite (Fe2O3). Berdasarkan relief, litologi, genesa dan kenampakan morfologi dan morfogenesa dilapangan maka bentuk asal daerah penelitian adalah bentukan Asal Struktural (S) dan bentukan Asal Fluvial (F). Urutan satuan batuan dari yang tua ke yang muda pada daerah penelitian yaitu Satuan Tuff dan setelah satuan tuff terendapkan Satuan Breksi Vulkanik secara tidak selaras diatas satuan Tuff kemudian terendapkan Satuan Lava Andesit  secara tidak selaras diatas Satuan Breksi Vulkanik dan terendapkan Satuan Alluvium sebagai Satuan termuda pada daerah penelitian.

Copyrights © 0000