Enam puluh ekor itik Karawang berumur 7 bulan dengan rata-rata bobot badan 1,4 kgdipergunakan untuk mengukur pengaruh pemberian EM Jamu terhadap produksi dan bobottelur itik yang digembalakan. Pengkajian dilakukan selama 30 hari di Kecamatan TelagasariKabupaten Karawang, menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua perlakuan dan duaulangan. Masing-masing ulangan terdiri atas 15 ekor itik.Dari tiap perlakuan diperoleh produksi telur 157 butir dengan rata-rata 5,23 butir (P0U1),158 butir dengan rata-rata 5,27 butir (P0U2), 209 butir dengan rata-rata 6,97 butir (P1U1) dan223 butir dengan rata-rata 7,43 butir (P1U2). Sedangkan untuk bobot telur diperolah hasil ratarata63,79 gram (P0U1), 63,61 gram (P0U2), 66,34 gram (P1U1) dan 66,97 gram (P1U2).Hasil analisis statistik menggunakan metode pengolahan data One Way Clasificationpada produksi telur menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada jumlah telur untukitik yang diberi EM Jamu dengan itik yang tidak diberi EM Jamu. Begitu juga hasil analisisstatistik terhadap bobot telur menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara ternakitik yang diberi EM Jamu dengan yang tidak diberi EM Jamu.
Copyrights © 2020