Faktor penyebab terjadinya anemia pada masa nifas diantaranya adalah kehilangan darah pada saat proses persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kontribusi jenis persalinan terhadap kejadian anemia pada ibu post partum dengan melibatkan umur, paritas dan riwayat anemia sebagai variabel perancu. Desain penelitian adalah Non experiment dengan pendekatan studi cross sectional. Sampelnya adalah ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal care di BPM J Cimanggis Depok sebanyak 52 orang. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dan Regresi Logistik Berganda dengan model faktor resiko. Hasil penelitian menunjukan ibu post partum yang mengalami anemia sebanyak 53,8% sedikit lebih banyak dibandingkan dengan ibu yang tidak mengalami anemia. Jenis persalinan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap kejadian anemia pada ibu post partum (p-value 0,004), demikian halnya dengan riwayat anemia semasa ibu hamil (p-value 0,000) yang juga merupakan variabel confounding dalam hubungan antara jenis persalinan dan kejadian anemia pada ibu post partum. Pemeriksaan kadar HB secara rutin baik selama masa kehamilan maupun masa nifas harus dilakukan guna mencegah ibu mengalami anemia dan penting bagi tenaga kesehatan mendukung terjadinya persalinan secara normal jika tidak ada indikasi medis yang mengharuskan persalinan secara SC.
Copyrights © 2021