Tantangan dalam menghadapi pandemi dalam pembelajaran PAUD memerlukan daya juang, beradaptasi, menyesuaikan diri dan tetap mencapai potensi perkembangan yang maksimal di masa BDR (Belajar dari Rumah). Kemampuan resiliensi tersebut menjadi permasalahan tersendiri dalam menumbuhkan karakter resiliensi pada anak usia dini, baik dalam penerapan pembelajaran dari sekolah dan di rumah. Tujuan penelitian ini adalah menemukan inovasi guru dalam mengembangkan sikap resiliensi untuk anak usia dini. Penelitian ini merupakan metode studi kepustakaan. Studi kepustakaan atau (library research) melalui langkah-langkah yaitu mencatat semua temuan terbaru dalam berbagai sumber/literatur, memadukan segala temuan teori, menganalisis kelebihan-kekurangan atau hubungan terkait literatur yang ditemukan, dan mengkritisi hasil penelitian dalam gagasan kritis yang baru. Hasil penelitian ini adalah menemukan inovasi guru melalui perencanaan pembelajaran yang baik dengan mengimplementasikannya melalui rencana pelaksanaan pembelajaran mingguan (RPPM) untuk orang tua yang mengandung sikap resiliensi seperti konsep diri yang positif, mampu mengendalikan diri, pantang menyerah, mau terus menerus belajar, optimis. Hal tersebut dapat mengembangkan rasa berempatii, berkomunikasi dan bersikap positif kepada anak, melatih anak supaya dapat membuat keputusan dan memecahkan masalah, membantu anak bersikap realistis, menumbuhkan kedisiplinan, dan melibatkan anak dalam berbagai kegiatan sosial. Kerjasama orang tua dan guru menjadi factor keberhasilan inovasi mengembangkan karakter resiliensi pada anak usia dini.
Copyrights © 2021