Nganjuk merupakan sentra penghasil bawang merah terbesar di Provinsi Jawa Timur dengan total luas tanam 11.300 Ha. Persentase kerusakan tanaman yang besar dapat mengakibatkan penurunan bobot umbi. Studi keanekaragaman serangga merupakan langkah awal dalam pengendalian hama dan pengendalian hama pada tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan populasi arthropoda di perkebunan bawang merah setelah penggunaan formulasi biopestisida dan pestisida kimia. Penelitian dimulai pada bulan Desember 2020 sampai Februari 2021. Penelitian dilaksanakan di Desa Sukorejo Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk dengan ketinggian 140 m dpl dengan aplikasi fobio (formulasi biopestisida) dan insektisida kimia. Luas daerah penelitian sekitar 140 m², dimana terdapat 2.400 populasi tanaman bawang merah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Terdapat 4 perlakuan yang diulang sebanyak 6 kali sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 100 tanaman bawang merah dengan jarak tanam 18 x 14 m dan jarak pagar 50 cm. Berdasarkan pengamatan populasi artropoda pada perlakuan organik berbeda nyata dibandingkan dengan perlakuan konvensional dan semi organik.
Copyrights © 2021