Tulisan ini menjawab tentang kritikan terhadap Fakruddin al-Razi tentang kurangnya nilai kritis dalam membantah pemikiran yang berseberangan di dalam Tafsir Mafatih al-Ghayb. Sehingga ditemukan bahwa ada kritikan yang secara kualitas sangat argumentatif namun tidak sebanding dengan pemaparan kritikan secara kuantitas. begitu juga, Fakhruddin al-Razi mengkritisi di awal penafsiran dengan lugas, tegas dan rinci. Namun dalam ayat lain kritikan pada pembahasan yang sama hanya dibahas secara global, agar tidak terjadi banyak pengulangan. Maka buku Tafsir Mafatih al-Ghayb harus dibaca secara utuh, sehingga ditemukan bahwa suatu topik atau pembahasan, telah dikritisi dan dijelaskan dengan rinci oleh Fakhruddin al-Razi.
Copyrights © 2020