Makalah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai transformasi budaya organisasi publik pada era demokrasi di Indonesia, dengan mengambil contoh kasus yang terjadi di Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana.Berdasarkan hasil kajian dokumen (publikasi di berbagai media massa) menunjukkan adanya transformasi layanan publik yang dilakukan oleh beberapa pemerintahan daerah di Indonesia. Bukti secara empiris menunjukkan bagaimana beberapa pemerintah daerah mencoba melakukan terobosan dengan memformulasikan strategi baru guna mengatasi gambaran negatif serta rendahnya kinerja pemerintah daerah dalam memberikan layanan publik. Makalah ini secara khusus mengangkat contoh transformasi layanan publik yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana di Propinsi Bali yangkerap dijadikan rujukan bagi pemda-pemda yang lain untuk melakukan transformasi yang sama. Apa yang mampu dicapai oleh Kabupaten Jembrana layak untuk dijadikan landasan guna memotivasi pemda-pemda lain di Indonesia untuk menghadirkan layanan publik yang prima. Kasus Kabupaten Jembrana dapat diidentifikasikan sebagai keluaran yang positif atas proses demokratisasi yang bergulir di Indonesia.
Copyrights © 2019