Agroteksos
Vol 26 No 2 (2016): Jurnal Agroteksos 2 Agustus 2016

PENINGKATAN DAYA HASIL GALUR MUTAN KACANG TANAH MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI RHIZOBIUM DAN PEMUPUKAN KALSIUM DI LAHAN KERING

Hanafi Abdurrachman (PS. Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mataram)
A. Farid Hemon (PS. Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mataram)
Sumarjan . (PS. Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mataram)



Article Info

Publish Date
21 Dec 2017

Abstract

abstrak Masalah cekaman kekeringan merupakan faktor pembatas utama pada usahatani kacang tanah di lahan kering. Upaya untuk mengatasi cekaman kekeringan pada usahatani kacang tanah adalah penggunaan kultivar toleran kekeringan dan penerapan teknologi rhizobium dan pemupukan kalsium. Penenlitian ini telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan Rhizobium dan pupuk kalsium terhadap daya hasil galur mutan kacang tanah di lahan kering. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Perlakuan yang ingin diketahui adalah perlakuan galur mutan kacang tanah (G300-II dan G 200-I) dan varietas Singa, aplikasi Rhizobium (Nodulin dengan dosis 10 g per kg benih) dan tanpa Rhizobium (tanpa Nodulin), dan aplikasi pupuk kalsium (Gypsum 300 kg per hektar) dan tanpa Gypsum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kalsium dan Rhizobium pada galur kacang tanah G300-II mampu meningkatkan berat polong kering 2.177 g/6 m2 atau 3,7 ton/Ha. Pemberian Rhizobium juga mampu meningkatkan kadar N jaringan tanaman kacang tanah dan pemberian kalsium mampu meningkatkan kadar Ca jaringan tanaman. abstrak Drought stress is one of problem to peanut cultivation in dry land. The effort to reduce drought stress is using drought tolerant peanut cultivar and application of Rhizobium bacteria and calsium fertilizer (Gypsum). The experiment had been done to know the effect of Rhizobium bacteria (Nodulin) and calsium fertilizer (Gypsum) application to yield potential of peanut mutan line in dry land. The experiment used block randomize design with treatments were peanut mutan line (G300-II and G 200-I, and Singa cultivar), Rhizobium application (Nodulin with 10 g each kg seed) and no Nodulin, and application of calsium fertilizer (Gypsum 300 kg each hectar) and no calsium. Result of reseach showed that using calsium and Rhizobium at peanut line G300-II could increase dry pod weight until 2,177 g/6 m2 or 3,7 ton/Ha. Application of Rhizobium (Nodulin) increased plant tissue nitrogen content and using calsium fertilizer could also increase plant tissue calsium content.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

Agroteksos

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Agroteksos merupakan jurnal pertama yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Agroteksos terdaftar di LIPI dengan p-ISSN (p-ISSN No. 0852-8268) pada 25 Mei 2007, dan e-ISSN (e-ISSN No. 2685-4368) pada 19 Juli 2019, Agroteksos menerbitkan minimal 6 artikel dalam satu edisi yang ...