Cermin Dunia Kedokteran
Vol 45, No 5 (2018): Nutrisi

Sindrom Arteri Mesenterika Superior – Tinjauan Klinis

Respatio, Ramadhyan (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2018

Abstract

Sindrom arteri superior mesenterik (SASM) merupakan kelainan yang jarang, banyak diderita oleh pasien remaja atau dewasa muda. Kelainan ini akibat berkurangnya sudut antara arteri mesenterik superior yang berasal dari aorta abdominal dengan sepertiga bagian duodenum tranversa sehingga menyebabkan obstruksi. Gejala yang paling sering adalah nyeri perut hilang timbul serta mual disertai muntah. CT scan atau CT angiogram merupakan gold standard diagnosis karena mampu mengukur sudut aorta mesenterik, menunjukkan dilatasi gaster dan duodenal pada waktu bersamaan. Terapi operatif duodenojejunostomi adalah pilihan terbaik dengan kesuksesan mencapai 90%, duodenojejunostomi laparoskopi merupakan pilihan pertama.Mesenteric superior arterial syndrome (SASM) is a rare disorder, most common in adolescent or young adults. It is caused by decreased angle between superior mesenteric arterial originating from abdominal aorta with one-third of the duodenal transverse passage, causing obstruction. The most often symptom is fluctuating abdominal pain accompanied by nausea and vomiting. A CT scan or CT angiogram is diagnostic gold standard, as it is capable of measuring the reduced angle of the aortamesentric, indicating both gastric and duodenal dilatation. Duodenojejunostomy is the best choice with a success rate of 90%; laparoscopic duodenojejunostomy is the best technique.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...