Manajemen jalan napas pra-rumah sakit merupakan komponen utama sistem emergency medical service (EMS) di seluruh dunia. Airway management yang tidak baik telah diidentifikasi menjadi penyebab kecacatan bahkan kematian yang dapat dicegah pada pasien trauma dan henti jantung. Pada pasien out-of-hospital cardiac arrest (OHCA), penanganan jalan napas yang efektif harus tercapai sebelum pasien tiba di rumah sakit. Pilihan airway management terbaik akan berbeda pada masing masing penolong, dan pada berbagai fase proses resusitasi. Hal utama untuk airway management yang paling optimal adalah mengikuti langkah resusitasi secara benar dan memahami tujuan tindakan.
Copyrights © 2018