Cermin Dunia Kedokteran
Vol 45, No 8 (2018): Alopesia

Kontroversi Penggunaan Amiodaron untuk Terapi Atrial Fibrillation pada Penderita Sindrom Wolff-Parkinson-White

Tumewu, Aaron (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2018

Abstract

Sindrom Wolff-Parkinson-White (WPW) dikombinasi dengan atrial fibrillation (AF) merupakan kondisi yang mengancam nyawa sehingga dibutuhkan terapi segera. Amiodaron, yang berdasarkan klasifikasi Vaughan-Williams merupakan agen antiaritmia kelas III, memiliki mekanisme kerja mencakup seluruh kelas antiaritmia dan paling sering digunakan dalam terapi terminasi AF. Akan tetapi pada kondisi sindrom WPW dengan AF, amiodaron dapat memperburuk aritmia hingga menjadi ventricular fibrillation (VF) akibat efek kerjanya yang dapat menghambat konduksi di nodus atrioventrikular (AV).Wolff-Parkinson-White (WPW) Syndrome combined with atrial fibrillation (AF) is a life-threatening condition that needs immediate treatment. Amiodarone, according to Vaughan-Williams classification, is a class III antiarrhythmic with activities of all four antiarrhythmic classes; it is the most common drug used for AF termination. But in AF with WPW syndrome, amiodarone may aggravate the condition into ventricular fibrillation (VF) due to its effect on inhibiting atrioventricular (AV) node conduction.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...