Dermatitis atopik (DA) adalah penyakit kulit kronik, inflamasi, yang ditandai dengan lesi eksematosa gatal dengan episode eksaserbasi dan remisi. DA paling sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Patogenesisnya diduga sebagai interaksi faktor genetik, disfungsi imun, disfungi sawar epidermis, dan peranan lingkungan serta agen infeksius. Tiga fase DA yaitu fase bayi, anak-anak, dan dewasa dengan distribusi lesi yang khas untuk setiap fase. Tatalaksana meliputi penghindaran pencetus, pengurangan gatal, perbaikan sawar kulit, dan obat anti inflamasi. DA tidak dapat sembuh, tetapi dapat dikontrol dan untuk itu dibutuhkan kerja sama yang baik dari pasien dan keluarganya.Atopic dermatitis is a chronic, inflammatory skin disease, characterized by pruritic eczematous lesion with exacerbation and remission. It is mostly prevalent in infancy and childhood. The pathogenesis seems to be the result of genetic susceptibility, immune dysfunction, epidermal barrier dysfunction, and interaction between environmental and infectious agents. Three phases of AD are infants, childhood, and adulthood phase. Each phase has its predilection site. Treatment should be trigger-factor avoidance, minimizing pruritus, repairing skin barrier, and use of anti-inflammatory agents. AD can not completely be cured, but can be controlled through good collaboration with patient and patient’s family.
Copyrights © 2014