Teknik pembalutan luka (wound dressing) saat ini berkembang pesat dan dapat membantu dokter dan pasien untuk menyembuhkan luka kronis. Prinsip lama yang menyebutkan penanganan luka harus dalam keadaan kering, ternyata dapat menghambat penyembuhan luka, karena menghambat proliferasi sel dan kolagen, tetapi luka yang terlalu basah juga akan menyebabkan maserasi kulit sekitar luka. Memahami konsep penyembuhan luka lembap, pemilihan bahan balutan, dan prinsip-prinsip intervensi luka yang optimal merupakan konsep kunci untuk mendukung proses penyembuhan luka. Perawatan luka menggunakan prinsip kelembapan seimbang (moisture balance) dikenal sebagai metode modern dressing dan memakai alat ganti balut yang lebih modern. Saat ini, lebih dari 500 jenis modern wound dressing dilaporkan tersedia untuk menangani pasien dengan luka kronis9 antara lain berupa hidrogel, film dressing, hydrocolloid, calcium alginate, foam/ absorbant dressing, dressing antimikrobial, hydrophobic antimikrobial. Keberhasilan proses penyembuhan luka tergantung pada upaya mempertahankan lingkungan lembap yang seimbang, karena akan memfasilitasi pertumbuhan sel dan proliferasi kolagen.Wound dressing technique is currently rapidly expanding and can help physicians and patients in chronic wound healing. Old principle that wound should be dry can retard wound healing by inhibiting cell proliferation and collagen, but too wet condition will cause skin maceration. Understanding the concept of moist wound healing, selection of dressing materials, optimal intervention are the key concepts to support wound healing. Modern method of wound care uses the principles of a balanced humidity (moisture balance). Currently, more than 500 kinds of modern wound dressing are available, made from hydrogels, films dressings, hydrocolloid, calcium alginate, foam / absorbent dressings, antimicrobial dressings, hydrophobic antimicrobial. The success of wound healing process depends on the maintainance of moist environment that will facilitate cell growth and collagen proliferation.
Copyrights © 2015