Obstructive sleep apnea (OSA) merupakan gangguan yang ditandai dengan apnea obstruktif dan hipopnea. Sebagian besar pasien OSA datang dengan keluhan rasa mengantuk pada siang hari. Diperkirakan sekitar 40% pasien OSA akan mengalami diabetes, dan hingga 23% pasien diabetes memiliki OSA diperkirakan karena pengaruh aktivasi sistem saraf simpatis, efek langsung hipoksia, disfungsi hipotalamikpituitari-adrenal (HPA), infl amasi sistemik, adipokin, arsitektur tidur. OSA dihubungkan dengan berbagai komplikasi kardiovaskuler mulai hipertensi hingga gagal jantung, sehingga dipertimbangkan sebagai target terapeutik potensial untuk pencegahan primer dan sekunder penyakit kardiovaskuler.
Copyrights © 2016