Cermin Dunia Kedokteran
Vol 48, No 12 (2021): General Medicine

Diagnosis dan Penanganan Kraniosinostosis

Satya Sueningrat, Anak Agung Ngurah Bagus (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2021

Abstract

Kraniosinostosis mengacu pada penutupan prematur satu atau lebih sutura tulang tengkorak. Akibatnya terjadi deformitas bentuk kepala karena kompensasi pertumbuhan sejajar dengan sutura yang menyatu. Insiden kraniosinostosis primer sekitar 1 per 2.000 kelahiran; penyebabnya sebagian besar belum diketahui. Diagnosis berdasarkan gambaran klinis yaitu mengecilnya ukuran tengkorak dan adanya perubahan bentuk tengkorak seiring dengan fusi sutura.Craniosynostosis refers to the premature closure of one or more sutures that normally divide the skull bones. The result is a deformity of the head shape due to compensated growth parallel to the fused sutures. The incidence of primary craniosynostosis is approximately 1 per 2,000 births and the cause is mostly still unknown. Diagnosis is based on clinical features of skull size decrease and changes in skull shape with suture fusion.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...