Cermin Dunia Kedokteran
Vol 42, No 2 (2015): Bedah

Sindrom Dapson pada Pasien Morbus Hansen

Kusumastanto, Vidyani Adiningtyas (Unknown)
Esti, Prima Kartika (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2015

Abstract

Dapson merupakan obat antibiotik dan antiinflamasi yang dapat digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit, seperti lepra, dermatosis vesikobulosa, vaskulitis, malaria, Pneumonitis carinii pneumonia. Dapson memiliki efek samping yang jarang, namun mengancam nyawa, yaitu Dapsone Hypersensivity Syndrome (DHS) atau Sindrom Sulfon. Dilaporkan satu kasus DHS pada wanita penderita kusta berusia 52 tahun dengan manifestasi klinis demam, anemia, ascites, edema tungkai, dermatitis eksfoliativa, peningkatan SGOT dan SGPT. Gejala membaik dengan terapi kortikosteroid oral dan terapi suportif lain. Para dokter diharapkan dapat mengenali efek samping DHS yang paling fatal serta menangani secara cepat dan tepat.Dapsone is an antibiotic drug and antiinflamation, widely used for a variety of disease with indications ranging from lepra, vesicobullous dermatitis, vasculitis, malaria, and Pneumonitis carinii pneumonia. Dapsone has a rare potentially fatal side effect named Dapsone Hypersensitivity Syndrome (DHS) or Sulfon Syndrome. A DHS case was reported in 52-year-old woman with leprosy; the clinical manifestations are fever, anemia, ascites, edema of lower extremity, exfoliativa dermatitis, also elevated serum levels of AST and ALT. The case was clinically improved by oral steroid and other supportive therapy. Physicians should be aware of potentially fatal DHS to ensure timely diagnosis and appropriate management.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...