Cermin Dunia Kedokteran
Vol 43, No 1 (2016): Neurologi

Penutupan Apendiks Atrium Kiri pada Fibrilasi Atrium Non-valvular untuk Mencegah Stroke

Sakasasmita, Sylvie (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2016

Abstract

Fibrilasi atrium dikarakteristikkan dengan adanya disorganisasi aktivitas elektrik atrium dan kontraksi atrium yang inefektif yang menimbulkan kondisi stasis dan memudahkan terbentuknya  trombus. Trombus ini sewaktu-waktu dapat lepas ke peredaran darah dan menyebabkan stroke trombo-emboli. Untuk mencegah terbentuknya trombus, antikoagulan oral seperti warfarin telah menjadi terapi standar, namun rentang terapi yang sempit dan perlunya pemeriksaan laboratorium memicu dicarinya antikoagulan oral baru, seperti dabigatran, rivaroxaban, dan apixaban. Namun, penggunaan jangka panjang antikoagulan oral ini tetap memiliki risiko terutama bagi orang-orang dengan risiko tinggi perdarahan. Masalah ini memerlukan pendekatan non-farmakologis pada penderita fibrilasi atrium, yakni penutupan apendiks atrium kiri. Beberapa studi menunjukkan efektivitas metode ini untuk mencegah stroke iskemik pada pasien fibrilasi atrium. Evaluasi menggunakan skor CHADS2 dan HAS-BLED diperlukan untuk menentukan indikasi yang tepat. Penutupan apendiks atrium kiri merupakan metode yang menjanjikan untuk mencegah stroke, khususnya pada pasien dengan risiko tinggi perdarahan.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...