Cermin Dunia Kedokteran
Vol 49, No 1 (2022): Bedah

Aspek Klinis Ambliopia

Yuliana, Jeni (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Jan 2022

Abstract

Ambliopia didefinisikan sebagai kondisi penurunan tajam penglihatan pada satu atau kedua mata walaupun dengan koreksi tajam penglihatan terbaik (best corrected visual acuity), yang tidak berhubungan dengan kelainan struktural anatomi mata ataupun jaras penglihatan. Ambliopia merupakan penyebab penurunan tajam penglihatan paling sering pada anak dan dewasa. Sebagian besar kasus dapat dicegah dan reversibel apabila terdeteksi dini dan mendapat terapi yang tepat. Terapi ambliopia mencakup menghilangkan penyebab terhalangnya aksis penglihatan, koreksi kelainan refraksi yang ada, dilanjutkan terapi untuk merangsang penggunaan mata yang mengalami ambliopia. Amblyopia is defined as reduction of best-corrected visual acuity in one eye or both that cannot be attributed to any structural abnormality of the eye or visual pathways. Amblyopia is the most common cause of decreased visual acuity in children and adults. Most cases are preventable and reversible if detected early and with appropriate therapy. Treatment includes removal of any obstruction of the visual axis, correction of any significant refractive errors, followed by treatment designed to encourage utilization of the amblyopic eye.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...