Cermin Dunia Kedokteran
Vol 48, No 5 (2021): CME - Continuing Medical Education

Peranan Probiotik dalam Penanganan Infeksi COVID-19

Luminturahardjo, Winarko (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2021

Abstract

Infeksi COVID-19 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019 telah mengenai lebih dari 60 juta penduduk dan merenggut nyawa sekitar 1,4 juta jiwa. Hingga saat ini belum ada pengobatan untuk infeksi virus SARS-CoV-2 ini. Probiotik merupakan salah satu agen yang dikenal luas, telah terbukti memiliki efek antiinflamasi, antivirus, terlibat dalam pembentukan antibodi, dan terakhir terlibat dalam aktivasi ACE-2 sebagai reseptor tempat kerja virus SARS-CoV-2. Penggunaan probiotik untuk mengatasi infeksi COVID-19 masih diteliti.COVID-19 infection, firstly detected at the end of December 2019 in Wuhan, China, has affected more than 60 million people worldwide with 1,4 million deaths. Until now there is no treatment for this disease. Probiotic has proven to have an antiinflamatory, antivirus activites, involved in the antibody formation, and can be involved in ACE-2 receptor activation as the main receptor of SARS-CoV-2 virus. Many ongoing researches investigate the use probiotics in COVID-19 management. 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...