Cermin Dunia Kedokteran
Vol 42, No 9 (2015): Pediatri

Masalah Reaksi Reversal dan Eritema Nodosum Leprosum pada Penyakit Kusta

Ramaswari, Ni Putu Ayuni Yayas (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2015

Abstract

Indonesia masih merupakan negara dengan pengidap kusta terbanyak setelah India dan Brazil. Kusta masih menjadi penyakit yang menakutkan di masyarakat, walaupun saat ini akses pengobatan lebih mudah dan dapat dilakukan di pusat kesehatan pertama, karena efeknya dapat menyebabkan deformitas, mutilasi, atau ulserasi,. Penyakit ini mendapat julukan peniru terhebat karena menyerupai banyak penyakit kulit lain. Dengan kesuksesan terapi kombinasi dalam pengobatan kusta, perhatian saat ini terfokus pada masalah reaksi kusta, yang merupakan masalah signifikan dalam pengelolaan pasien secara individu. Reaksi kusta merupakan reaksi imunologi yang dapat terjadi sebelum, selama, dan setelah terapi kombinasi. Reaksi kusta terdiri dari reaksi reversal (tipe 1) dan eritema nodosum leprosum (tipe 2). Penatalaksanaannya disesuaikan dengan jenis reaksi dan derajat keparahannya dengan pilihan terapi kortikosteroid dan klofazamin. Pengobatan yang tepat menurunkan morbiditas, sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup.After India and Brazil, Indonesia has the third highest prevalence of leprosy in the world. Leprosy is still a feared disease in society although treatment is available in first-line health center, because of its effect of deformity, mutilation, or ulceration. This disease is known as the greatest imitator because it can mimic many other skin diseases. With the success of multi-drug therapy (MDT) in the treatment of leprosy, attention has focused on the problem of leprosy reactions, which are now the most significant issue in the management of individual patients. Leprosy reactions are immunological phenomena that occur before, during, or after the completion of multi-drug therapy (MDT). Two major reactions of leprosy are reversal reaction (type 1) and erythema nodosum leprosum (type 2). Drugs of choice are corticosteroid, clofazimine, and thalidomide. Management depends on the type and severity. Proper treatment is essential to reduce morbidity and to provide a better quality of life.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...