Gigi dapat digunakan untuk menentukan identitas korban yang meninggal karena kecelakaan, kejahatan, ataupun karena bencana alam. Penentuan perkiraan usia gigi yang tepat menggunakan lebih dari satu metode perkiraan usia gigi dan melakukan pengukuran serta kalkulasi berulang-ulang. Metode Demirjian, Nolla, dan Gustafson adalah metode penentuan usia melalui gigi yang sering digunakan, masing-masing memiliki keunggulan dan keterbatasan. Akurasi hasil penentuan usia bergantung pada beberapa faktor yang membutuhkan beberapa penyesuaian. Penelitian lanjutan diperlukan dengan ruang lingkup sampel yang lebih besar, penggunaan teknologi yang lebih maju, dan populasi yang berbeda agar dapat meningkatkan derajat validitasnya.
Copyrights © 2016