Cermin Dunia Kedokteran
Vol 43, No 1 (2016): Neurologi

Antikolinesterase untuk Gigitan Ular dengan Bisa Neurotoksik

Farica Sutantoyo, Felisitas (Unknown)
Jaya Gunawan, Erik (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2016

Abstract

Kasus gigitan ular merupakan salah satu penyakit yang termasuk dalam daftar neglected tropical disease WHO. Jenis ular yang patut diwaspadai di Indonesia adalah Famili Elapidae dan Viperidae. Neurotoksisitas adalah fitur kunci beberapa kasus gigitan ular famili Elapidae. Kelemahan neuromuskuler akut dengan keterlibatan otot pernapasan adalah efek klinis bisa neurotoksik yang paling penting. Gejala, pola kelemahan, keterlibatan pernapasan, dan respons terhadap antibisa ular dan antikolinesterase, bervariasi tergantung spesies ular, neurotoksisitas, dan geografi. Artikel ini membahas patofisiologi neurotoksisitas bisa ular pada neuromuscular junction dan tatalaksana kasus gigitan ular terutama peran antikolinesterase pada gigitan ular dengan manifestasi neurotoksik.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...