Kasus gigitan ular merupakan salah satu penyakit yang termasuk dalam daftar neglected tropical disease WHO. Jenis ular yang patut diwaspadai di Indonesia adalah Famili Elapidae dan Viperidae. Neurotoksisitas adalah fitur kunci beberapa kasus gigitan ular famili Elapidae. Kelemahan neuromuskuler akut dengan keterlibatan otot pernapasan adalah efek klinis bisa neurotoksik yang paling penting. Gejala, pola kelemahan, keterlibatan pernapasan, dan respons terhadap antibisa ular dan antikolinesterase, bervariasi tergantung spesies ular, neurotoksisitas, dan geografi. Artikel ini membahas patofisiologi neurotoksisitas bisa ular pada neuromuscular junction dan tatalaksana kasus gigitan ular terutama peran antikolinesterase pada gigitan ular dengan manifestasi neurotoksik.
Copyrights © 2016