Historia
Vol 3 No 2 (2020): Historia : Jurnal Ilmu Sejarah

PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN DI KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 1948-1949

IQBAL OXY ARDIANSYAH (UNIVERSITAS JEMBER)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2020

Abstract

Artikel ini mengkaji secara deskriptif analitis usaha-usaha dan perjuangan yang dilakukan tentara dan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Lamongan selama revolusi fisik. Permasalahan yang dikaji dalam tulisan ini mencakup usaha-usaha perjuangan yang dilakukan tentara dan rakyat Kabupaten Lamongan seperti pertempuran di Desa Kentong, peristiwa Kakat Penjalin, pertempuran di ujung Jalan Desa Ploso Boden, pertempuran Kedungpring, pertempuran Gumantuk, dan pertempuran di Lapangan Desa Palang. Penulis mengkajinya dengan menggunakan pendekatan psikologi, sedangkan teori agresi digunakan sebagai alat bedahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode sejarah menurut Louis Gottschalk yang meliputi heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Perjuangan tentara dan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Lamongan sangatlah besar dan memiliki peran yang penting, hingga akhirnya pada tanggal 19 Desember 1949 diadakanlah penyerahan kekuasaan militer dari pihak Belanda kepada pemerintah Republik Indonesia. Semenjak penyerahan kekuasaan tersebut, seluruh pasukan Belanda yang berada di Kabupaten Lamongan mulai ditarik mundur dan meninggalkan wilayah tersebut secara bertahap. Dampak yang ditimbulkan setelah masa revolusi fisik di Kabupaten Lamongan diantaranya ialah banyaknya tentara yang gugur dan penduduk yang terbunuh, serta banyak tempat tinggal yang rusak akibat dibakar pasukan Belanda.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JH

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Historia merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember dengan tujuan sebagai media bagi para staf pengajar, peneliti dan mahasiswa untuk mempublikasikan karya ilmiahnya di bidang ilmu sejarah, baik dalam bentuk hasil penelitian atau ...