Perawat merupakan salah satu profesi kesehatan yang memberikan jasa pelayanan. Untuk itu, seorang perawat dituntut dapat memberikan pelayanan yang baik kepada pasien. Sebab kualitas pelayanan perawat kepada pasien menunkukkan citra pelayanan sebuah Puskesmas. Sehingga pengetahuan, kemampuan, dan kecerdasan emosi yang dimiliki perawat merupakan sumber daya manusia yang sangat penting artinya bagi Puskesmas. Karena dengan kecerdasan emosi itulah perawat mampu memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada pasien. Fokus kajian dari penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan kecerdasan emosi perawat dalam upaya meningkatkan pelayanan pada pasien. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Yaitu penelitian yang penekanannya pada usaha menjawab pertanyaan penelitian melalui cara-cara berfikir formal dan argumentatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan alat analisis di atas, diperoleh bahwa pentingnya kecerdasan emosi perawat dalam melayani pasien menunjukkan bahwa kecerdasan emosi lebih berperan dalam kesuksesan seseorang daripada kecerdasan intelektual. Dalam upaya meningkatkan kecerdasan emosi perawat, pihak Puskesmas telah berupaya meningkatkan kecerdasan emosi perawat dengan mengirimkan delegasi pada pelatihan-pelatihan yang diadakan Dinas Kesehatan. Selain itu, upaya peningaktan kecerdasan emosi untuk meningkatkan pelayanan pada pasien lebih banyak dilakukan perawat dengan upaya pengendalian diri (factor menahan diri/mengelola emosi). Dimana pengelolaan emosi yang baik ini akan berdampak positif kepada pelaksanaan tugas, peka terhadap kata hati, dan sanggup pulih kembali dari tekanan emosi.
Copyrights © 2020