Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh konsentrasi kepemilikan perusahaan terhadap kinerjanya. Selain itu, penulis juga menganalisis pengaruh 'good corporate governance' yang meliputi dewan komisaris, proporsi direksi independen, jumlah anggota komite audit dan juga rapat dewan dalam rangka memoderasi hubungan konsentrasi kepemilikan yang sangat terfokus untuk mencapai kinerja perusahaan yang tinggi. . Penulis menggunakan metode 'purposive sampling' untuk melakukan penelitian ini. Sampel data diperoleh dari perusahaan yang telah terdaftar di data base Bursa Efek Indonesia periode tahun 2011 - 2013. Terdapat 70 perusahaan manufaktur yang memenuhi kriteria dan persyaratan yang diperoleh dan mewakili sebagai objek sampel dalam penelitian ini. Penulis telah mengumpulkan 210 data observasi dari mempelajari seluruh objek sampel. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah 'regresi linier berganda' yang dilakukan dengan pengamatan terhadap koefisien determinasi, nilai statistik F dan statistik t. Hasil observasi menunjukkan bahwa konsentrasi kepemilikan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja perusahaan. Di sisi lain, rapat dewan statistik dan jumlah anggota komite audit akan berpengaruh signifikan dalam mendorong pengaruh positif yang kuat dari kepemilikan yang sangat terkonsentrasi untuk mencapai kinerja perusahaan yang tinggi. Namun, proporsi dewan direksi dan rapat dewan direksi tidak dapat memberikan kontribusi terhadap promosi pengaruh positif konsentrasi kepemilikan yang tinggi terhadap kinerja perusahaan.
Copyrights © 2020